Pages

السلام عليكم

Showing posts with label lirik. Show all posts
Showing posts with label lirik. Show all posts

Wednesday, May 7, 2014

aku wanita biasa

Aku ini wanita biasa
Bisa sakit luka karena cinta
Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga

Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana

Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih

Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih hatiku

Kekasih hatiku maafkan aku
Aku wanita biasa

Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga

Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana

Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih

Maafkan aku bila hasratku keliru
Sulut gairah jiwamu
Ku yang dosakan cinta kekasih
Hatiku… maafkan aku..

Monday, July 29, 2013

Doaku Untukmu SAYANG

Kau mau apa, pasti kan ku beri
Kau minta apa, akan ku turuti
Walau harus aku terlelap dan letih
Ini demi kamu sayang
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
Tahukah kamu apa yang ku pinta
Di setiap doa sepanjang hariku
Tuhan tolong aku, tolong jaga dia
Tuhan aku sayang dia
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
(Tuhan tolong aku, juga jaga dia
Tuhan ku pun sayang dia)
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti

Friday, July 26, 2013

Janji Khalifah


JANJI KHALIFAH
Senilagu: Manis Helma (Hijjaz Records Publishing)

JANJI KHALIFAH
Ke mana hilang janji dan sumpah setia
Menjadi hamba yang Esa
Walau digoda indah dunia
Mengapa kini hanya tinggal kata-kata
Tenggelam dalam lumpur dosa
Kembalilah
Bernafaslah dalam hela syahadah

Tidak kan jatuh langit menimpa kepala
Jua tak kan retak hamparan bumi yang enak dipijak
Namun cukup sekali seru pemilikNya
Seluruh semesta menyerah

Sesungguhnya di akhir yang nyata
Setiap nyawa kan kembali padaNya
Dihimpun dihitung semua

Semat utuh apa yang diikrar
Tika jasad dihembuskan nyawa
Hanya satu yang disembah Allah

Subahanallah.. Alhamdulillah.. Allah.. Allahuakhbar.. 
Subahanallah.. Alhamdulillah.. Allah.. Allahuakhbar..
Oh Ya Allah~

Tunduk dan pejamkanlah mata
Rasakan getaran kalimahNya
Jadi nadi dalam diri suci

Semat utuh apa yang diikrar
Tika jasad dihembuskan nyawa
Hanya satu yang disembah Allah

Subahanallah.. Alhamdulillah.. Allah.. Allahuakhbar.. 
Subahanallah.. Alhamdulillah.. Allah.. Allahuakhbar..
oh ya allah~

Ke mana hilang janji dan sumpah setia
Menjadi hamba yang Esa
Walau digoda indah dunia
Mengapa kini hanya tinggal kata-kata
Tenggelam dalam lumpur dosa
Kembalilah...
Bernafaslah dalam hela syahadah


Tidak kan jatuh langit menimpa kepala
Jua tak kan retak hamparan bumi yang enak dipijak
Namun cukup sekali seru pemilikNya
Seluruh semesta menyerah


Susunan Muzik: Along
Gitar Akustik & Elektrik: Along
Drum: Ujang
Juruadun: Greg Henderson
Penerbit: Isman Isam
Hakcipta: Hijjaz Records Sdn Bhd

Rendang Tak Berbuah


Sunyi dan gelap
Terlantar dalam telanjang
Di pintu rindu
Hidup dan matiku disisimu

Sakit yang datang
Menguji kasih dan sayang
Antara merenda semalam
Mungkin takkan berbuah

Hanya memadukan
Namun tidak mengenyangkan
Musafir lalu nan dahaga
Di jalan panas membara

Begitulah hakikatnya
Di mahligai kesakitan
Yang mengundang sahabat
Saudara jauh dekat
Menghembus nafas pilu

Ibu mengertilah
Aku sengsara
Lemas berendam airmata
Rendang kasihmu
Dalam gelora
Jadi rebutan selamanya

Berikanlah pengertian
Waktuku di hujung jalan
Berbicara bahasa duka
Tanda penyesalan

Manapun aku berlabuh
Pastinya untuk desamu
Biarpun tak bersubur
Biarlah tak tertangguh
Di telapak kakimu

Sakit kurasakan
Jadi peneman
Masa semalam yang silam

PadaMu ku berSUJUD



Ku menatap dalam kelam
Tiada yang bisa ku lihat
Selain hanya namaMu ya Allah


Esok ataukah nanti
Ampuni semua salahku
Lindungi aku dari segala fitnah


Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
HambaMu yang selalu bertakwa


Ampuniku ya Allah
Yang sering melupakanMu
Saat Kau limpahkan karuniaMu
Dalam sunyi aku bersujud


Esok ataukah nanti
Ampuni semua salahku
Lindungi aku dari segala fitnah


Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
HambaMu yang selalu bertakwa


Ampuniku ya Allah
Yang sering melupakanMu
Saat Kau limpahkan karuniaMu
Dalam sunyi aku bersujud


Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
HambaMu yang selalu bertakwa


Ampuniku ya Allah
Yang sering melupakanMu
Saat Kau limpahkan karuniaMu
Dalam sunyi aku bersujud
PadaMu

Bila Diri DiSAYANGi



Terdengar bisikan mesra
Kalimah keramat bermentara
Bermulanya siang berakhir malam ku
Tak akan ku jemu menyebut namaMu

Tiada batasan waktu
Tiada tempat Mu tertentu
Di gunung di lembah, di darat, di air
Siapa pun hamba, keikhlasan doa, keagungan
Kasih merubah takdir

Bila ku sedari diri disayangi
Langkah kaki ini semakin berani
Bila terkeliru ku ucap namaMu, terasa diriku
Kembali dipandu

Engkau yang pertama, tiada akhirnya
Aku dalam kegelapan Engkaulah cahaya
Izinkanlah aku menumpang di sini
Di bawah naungan kasih dan sayangMu
Ku berserah diri

Monday, December 6, 2010

~RaPuH~









detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan

seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati
di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu
yang terindah dalam hidup

meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu

maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta

detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu


Opick- Rapuh

Wednesday, July 14, 2010

TeKaD

Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri


Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi

Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati

Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi



Kami adalah panah-panah terbujur

Yang siap dilepaskan dari busur

Tuju sasaran, siapapun pemanahnya



Kami adalah pedang-pedang terhunus

Yang siap terayun menebas musuh

Tiada peduli siapapun pemegangnya

Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi...



Kami adalah tombak-tombak berjajar

Yang siap di lontarkan dan menghujam

Menembus dada, lantakkan keangkuhan



Kami adalah butir-butir peluru

Yang siap ditembakkan dan melaju

Dan mengoyak, menumbang kezhaliman

Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi...



Kami adalah mata pena yang tajam

Yang siap menuliskan kebenaran

Tanpa ragu ungkapkan keadilan



Kami pisau belati yang slalu tajam

Bak kesabaran yang tak pernah padam

Tuk arungi da'wah ini jalan panjang

Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi...

Saturday, March 13, 2010

SeTeLaH kU dIpALinG


 
Hampir aku hanyut kerana rindu
Pada harta yang pasti reput
Dan lenyap di sini
Hampir aku lupa pada yang Kekal
Kejahilan menyelubungi jiwaku

Sekelipnya mata hilang semua
Yang hanya ku pandang
Yang hanya milikmu

Yang hanya ku idam
Di dalam pandanganMu
Bersama mereka terdahulu

Sungguh aku cari cahaya itu
Untuk menyuluh kelam ini
Setelah ku dipaling
Sungguh aku hina menagih secebis
KeampunanMu setelah aku malu

Sekelipnya mata hilang semua
Yang hanya ku pandang
Yang hanya milikmu
Yang hanya ku pinta
Harapan keampunan
Hati ini telah ku lukai

Sebaiknya manusia Kau ciptakan
Hinanya angkara diri sendiri
Sedegup jantung terleka
Dibuai arus dunia
Selangkah kau menghampiri kehancuran

Sungguh aku cari
Cahaya itu
Untuk menyuluh
Setelah ku dipaling